Kipas Angin AC dan Kipas Angin Konvensional, Apa Bedanya?


Berada di tempat yang terlampau panas memang bisa membuat kita merasa sangat tidak nyaman, jika tempat yang terlampau panas itu adalah rumah anda, pastinya anda akan mencari cara untuk membuat area tersebut menjadi lebih nyaman kan? Salah satu cara yang terpikir pastinya adalah untuk memasang alat yang bisa membantu menurunkan suhu udara. Beberapa di antara anda mungkin sedikit bingung memilih di antara kipas angin konvensional atau kipas angin ac yang biasa juga disebut air cooler. Agar anda tidak terlalu lama kebingungan, sila simak beberapa perbedaan kipas angin ac dan kipas angin konvensional di artikel ini.

Aliran udara yang berbeda
Meskipun secara garis besar kipas angin ac atau air cooler dan kipas angin konvensional memiliki fungsi yang sama untuk mengalirkan udara, namun sebenarnya cukup berbeda. Sebuah kipas angin konvensional hanya memutar udara yang ada di ruangan sehingga jika anda berada di ruangan yang panas, udara yang dihasilkan tetaplah hanya udara kering. Kipas angin ac atau air cooler menghembuskan udara sejuk yang dihasilkan melalui proses penguapan air sehingga udara di ruangan tempat air cooler itu berada juga akan menjadi lebih lembab dan sejuk.

Konsumsi daya listrik
Karena sistem kerja alat yang berbeda, kipas angin ac atau air cooler dan kipas angin konvensional juga memilki konsumsi daya listrik yang berbeda. Konsumsi daya listrik sebuah kipas angin ac atau air cooler memang sedikit lebih banyak jika dibandingkan dengan kipas angin konvensional karena sistem kerja alat penyejuk udara ini juga sedikit lebih rumit. Namun, anda tidak perlu khawatir karena saat ini sudah ada juga air cooler atau kipas angin ac yang konsumsi daya listriknya tidak jauh berbeda dari konsumsi daya listrik sebuah kipas angin konvensional.

Tingkat kesejukan dan kelembaban udara
Anda pasti sudah mengetahui bahwa kipas angin ac atau air cooler menghasilkan udara yang sejuk karena melewati proses penguapan. Proses penguapan air ini juga membuat udara yang dikeluarkan oleh kipas angin ac atau air cooler dapat melembabkan ruangan. Karena udara sejuk yang dihasilkan, air cooler atau kipas angin ac cocok digunakan untuk menurunkan suhu udara di ruangan yang terasa panas dan pengap.
Hal ini berbeda dengan kipas angin konvensional yang hanya memutar udara yang ada di ruangan saja, jadi jika anda berada di ruangan yang udaranya panas, suhu udara yang dikeluarkan oleh kipas angin konvensional tidak akan jauh berbeda dari suhu udara ruangan tersebut.

Perawatan yang berbeda
Seperti alat elektronik lainnya, kipas angin konvensional maupun air cooler harus dirawat dengan baik, salah satunya dengan rutin membersihkan alat tersebut. Baik kipas angin ac maupun kipas angin konvensional dapat anda bersihkan sendiri di rumah dan membutuhkan waktu yang cenderung singkat. Namun, air cooler atau kipas angin ac memang memiliki komponen yang lebih banyak untuk dibersihkan dibandingkan kipas angin konvensional. Jika kipas angin ac mengharuskan anda membersihkan filter, tangki air, pendingin, dan juga bodynya, pada kipas angin konvensional anda hanya perlu membersihkan baling-baling dan body kipas anginnya saja.

Desain yang berbeda
Yang terakhir, perbedaan paling mencolok antara kipas angin ac atau air cooler dan kipas angin konvesional adalah desainnya. Kipas angin konvensional memiliki desain yang lebih dinamis karena kipas yang dilindungi rangka berbentuk bulat, sementara kebanyakan kipas angin ac atau air cooler memiliki desain yang lebih kompak. Desain dari air cooler atau kipas angin ac memungkinkan alat penyejuk udara ini bisa diletakkan di mana saja yang anda mau dan bahkan juga bisa digunakan sebagai dekorasi ruangan. Kipas angin konvensional memiliki ukuran yang lebih beragam seperti kipas angin meja yang berukuran sangat kecil dan bisa diletakkan di meja, ataupun kipas angin berukuran sedang yang bisa ditempel di dinding. Meskipun begitu, air cooler atau kipas angin ac juga lebih mudah dipindahkan ke mana saja karena didesain dengan roda di bagian bawahnya, dimana hal ini tidak dimiliki oleh kebanyakan kipas angin konvesional. Air cooler atau kipas angin ac juga lebih stabil karena bentuknya yang seperti balok.

Komentar

Postingan Populer